Menu Tutup

CUTI AKADEMIK

Ketentuan

  1. Cuti Akademik terdiri atas cuti akademik direncanakan dan cuti akademik tidak direncanakan.
  2. Cuti akademik diberikan atas persetujuan Direktur.
  3. Permohonan cuti akademik direncanakan diajukan oleh mahasiswa yang bersangkutan selambatnya-lambatnya sebelum hari terakhir registrasi pembayaran UKT. 
  4. Masa studi mahasiswa yang sedang cuti akademik direncanakan dan tidak direncanakan maka tidak dihitung sebagai masa studi.
  5. Cuti akademik tidak direncanakan karena alasan sakit atau kecelakaan permohonannya dapat diajukan oleh mahasiswa bersangkutan selama semester berjalan.
  6. Besarnya pembayaran UKT bagi mahasiswa yang mengajukan cuti akademik direncanakan akan ditentukan berdasarkan keputusan Direktur.
  7. Cuti akademik tidak direncanakan permohonannya diajukan selambat-lambatnya 30 hari setelah hari terakhir registrasi pembayaran UKT, UKT yang dibayarkan mahasiswa tidak dikembalikan kepada mahasiswa.

Prosedur

  1. Mahasiswa telah menyelesaikan seluruh beban kewajibannya.
  2. Mahasiswa mendownload form permohonan cuti akademik (unduh)
  3. Setelah lembar cuti akademik diisi dan ditandatangani oleh orang tua/wali kemudian mahasiswa harus meminta persetujuan Ketua Program Studi serta Dosen Pembimbing Akademik untuk diserahkan kabagian staf prodi agar dibuatkan Surat Pengantar Prodi. 
  4. Form permohonan cuti akademik yang telah lengkap tersebut diserahkan ke layanan satu pintu. 
  5. Bagian Akademik mengeluarkan surat keterangan cuti akademik untuk kemudian diparaf Wadir I dan ditandatangani Direktur.
  6. Staf layanan satu pintu menyerahkan persetujuan cuti akademik kepada mahahasiswa.